Dapatkan kesempatan mengikuti kuis menarik, bermain games seru dan berlangganan newsletter Hydro dengan REGISTRASI sebagai anggota Hydro. Kamu juga bisa gunakan akun facebook kamu untuk login
ASUMSI SALAH TENTANG AIDS
Dunia baru saja memperingati hari AIDS sedunia, tepatnya pada tanggal 1 Desember lalu. Saya jadi teringat pernah mendapatkan kehormatan menjadi tamu dalam sebuah acara yang bertujuan meningkatkan kesadaran kita akan penyakit AIDS dan ‘menggandeng’ para korban penderita AIDS agar mereka tahu, mereka tidak sendiri. Banyak sekali pelajaran yang saya dapat. Selain berbagai informasi mengenai AIDS yang sebelumnya tidak saya ketahui, saya juga mendapat kesempatan untuk lebih dalam menyelami perasaan teman-teman penderita AIDS yang selama ini masih kerap dikucilkan. Asumsi salah dan kurangnya penyebarluasan pengetahuan mengenai proses penularan HIV/AIDS membuat masyarakat takut berdekatan dengan para penderita AIDS. Apakah sobat HYDRO termasuk salah satu dari golongan ini?
Hmm… Kata siapa kita dapat tertular melalui udara atau sekadar jabat tangan dengan mereka? Siapa bilang virus HIV/AIDS bisa memasuki tubuh kita melalui bersin mereka yang kita hirup? Sobat HYDRO, itu semua hanya mitos. Bahkan gigitan nyamuk yang baru saja mengisap darah seorang penderita AIDS tidak akan membuat sobat HYDRO terjangkit penyakit yang sama. Menurut penelitian yang sudah terbukti, HIV/AIDS tidak akan menular melalui penghirupan udara yang sama dengan penderita AIDS, berbagi toilet dengan mereka, atau berbagi peralatan makan dengan mereka. Penularan HIV/AIDS hanya bisa terjadi melalui hubungan seksual, transfusi darah atau jarum suntik yang terkontaminasi.
Masih banyak berbagai macam mitos lainnya mengenai HIV/AIDS. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai penyakit HIV/AIDS membuat saya prihatin. Apalagi, menurut DR. Dr. Ari Fahrial Syam SpPD, para dokter dan tenaga medis di Indonesia secara keseluruhan pun masih kurang terdidik dan terlatih mengenai hal ini. Berikut saya paparkan sejumlah pernyataan yang banyak berkembang di masyarakat, beserta fakta sebenarnya mengenai HIV/AIDS.
Info yang beredar -> HIV = AIDS.
Fakta -> Dalam http://health.kompas.com dijelaskan bahwa Human immunodeficiency virus (HIV) adalah virus yang menghancurkan sel imun tubuh CD4—yakni sel yang melawan penyakit. Dengan terapi pengobatan yang baik, seseorang bisa terinfeksi HIV selama bertahun-tahun tanpa berkembang menjadi AIDS. Sedangkan AIDS, adalah kondisi ketika terjadi penurunan sistem imun yang bermanifestasi dengan munculnya berbagai penyakit, misalnya TBC, herpes, toksoplasma, dan lain-lain.
Info yang beredar -> Kabarnya sudah ada vaksin yang akurat dapat mencegah tertularnya penyakit AIDS.
Fakta -> Memang benar bahwa baru-baru ini, perkembangan penemuan vaksin semakin menunjukkan 'titik terang' untuk pencegahan AIDS. Menurut liputan http://lipsus.kompas.com, vaksin pencegahan transmisi AIDS diuji coba pada tikus kecil, oleh David Baltimore bersama timnya dari California Institute of Technology. Tikus kecil yang disuntikkan vaksin ini terbukti kebal terhadap infeksi HIV/AIDS. Namun demikian, percobaan ini belum diaplikasikan terhadap manusia, dan tidak ada jaminan bahwa vaksin ini akan berfungsi sama hebatnya pada manusia.
Info yang beredar -> AIDS tidak bisa disembuhkan.
Fakta -> Sayangnya, memang belum ada obat untuk menyembuhkan penyakit AIDS. Situs http://www.livestrong.com menyebutkan bahwa berbagai macam obat antiretroviral (pelawan infeksi retrovirus) banyak tersedia di toko obat, tetapi hanya berfungsi untuk menahan penyakit dalam kadar rendah. Meski AIDS tidak bisa hilang sepenuhnya, pasien dapat bertahan hidup lebih lama dengan melakukan upaya tertentu. Caranya adalah dengan melakukan diet dan olah raga yang teratur, penghindaran stres, konsumsi suplemen, serta peningkatan sistem imun, misalnya dengan penambahan nutrisi dalam tubuh (sumber: http://www.naturalnews.com). Dalam bukunya yang berjudul Healing AIDS Naturally, seorang praktisi bernama Laurence Badgley memaparkan cerita mengenai delapan pria pengidap AIDS yang berhasil menyembuhkan diri mereka dengan terapi natural untuk membangun kembali kekuatan imun dalam tubuh, caranya? fokus dengan peningkatan nutrisi sebanyak-banyaknya.
Melalui artikel ini, saya berharap sobat HYDRO bisa lebih mengerti tentang AIDS. Kiranya tak ada lagi sobat HYDRO yang takut berdekatan dengan teman-teman pengidap penyakit AIDS. Sebaliknya, kita perlu membangun energi positif untuk mendukung kerabat atau siapapun yang kita kenal yang mengidap HIV/AIDS. Mari sebarkan informasi ini!
Indahnya Berbagi Kasih Sayang
Mumpung masih dalam suasana Valentine, saya masih ingin mengajak sobat HYDRO membahas tentang kasih sayang. Kata kasih dan sayang memiliki makna yang sangat luas. Kebayang nggak kalau kita hidup tanpa rasa kasih dan sayang? Karena…

Air Kelapa memiliki kandungan nutrisi yang sangat bermanfaat bagi tubuh, Badan Dunia WHO menyebut air kelapa sebagai Fluid of Life . Journal of Physiological Anthropology & Applied Human Science menyebutkan, air kelapa merupakan minuman dehidrasi terbaik dibanding air mineral murni. Segala kebaikan ini, kini hadir dalam HYDRO.







